Kebiasaan Yang Menjadi Penyebab Rumah Berantakan

Meskipun anda senantiasa merawat kebersihan dan kerapihan rumah, namun akan percuma jika anda menyimpan barang seenaknya. Kebiasaan yang menjadi penyebab rumah berantakan seringkali dilakukan oleh kita semua.

Misalnya kebiasaan meletakkan barang-barang baru diatas meja ketika anda selesai belanja di Mall. Selain itu, ada kebiasaan pemilik rumah yang tidak benar yang membuat rumah tidak nyaman dihuni karena sering terlihat berantakan.
Ilustrasi rumah berantakan (credit to fotolia)

Kebiasaan Yang Menjadi Penyebab Rumah Berantakan

Beberapa kesalahan yang disinyalir menjadi penyebab rumah berantakan adalah sebagai berikut:

a. Menjaga meja dapur terlihat bersih

Anda tidak harus menyingkirkan semua barang di atas meja dapur. Anda hanya perlu meninggalkan beberapa barang yang selalu anda pakai. Misalnya, jika setiap hari Anda sering membuat jus maka letakkan saja juicer (alat pembuat jus buah) disana. Sebab akan Lebih mudah membuat permukaan meja tetap rapih jika semua barang yang Anda sering pergunakan mudah untuk dijangkau.

b. Isi pintu kulkas yang penuh

Jangan biasakan untuk memenuhi pintu kulkas dengan magnet huruf, catatan pengingat, foto, daftar belanjaan atau bahkan sebuah undangan pernikahan di dalam satu tempat tersebut. Tidak akan ada orang yang akan membacanya jika diletakkan begitu saja di pintu kulkas. Solusinya, buatlah satu papan khusus di dapur yang digunakan khusus untuk menaruh seluruh catatan ini.

c. Menyimpan perlengkapan dapur dengan tidak rapih

Perhatikan jika anda memakai lemari kaca atau rak terbuka di dapur. Sebab jika Anda meletakkan piring-piring tersebut dengan tidak teratur maka akan terlihat berantakan. Solusinya, susunlah perlengkapan makan seperti piring atau gelas berdasarkan jenis atau warnanya. Hal ini akan membuat dapur menjadi lebih enak untuk dipandang oleh penghuni rumah. Hal ini juga dapat diaplikasikan untuk penataan lemari dapur. Anda tidak perlu menyimpan semua barang di satu laci. Sebaiknya pilahlah barang mana yang masih sering digunakan dan mana yang tidak atau perlu dibuang.

d. Area pintu masuk yang kurang dimanfaatkan

Biasanya setelah pintu masuk terdapat area yang dapat digunakan untuk menggantung pakaian seperti jaket, sweater, topi, ikat pinggang, dan tas di satu tempat yang sama. Padahal hal ini akan membuat kesan rumah menjadi acak-acakan. Solusinya, Anda perlu membuat lemari dimana penghuni rumah dapat menggantungkan benda tersebut tanpa terlihat dari luar. Anda juga bisa menyediakan lemari kecil khusus di dekat pintu sebagai tempat penyimpanan sendal atau sepatu.

e. Belanja dahulu, bereskan kemudian

Kesalahan pemilik rumah lainnya adalah kebiasaan membeli produk-produk yang dapat digunakan untuk mengorganisir barang namun justru membuat rumah berantakan karena penumpukan barang-barang. Hal ini tidak baik terlebih jika kebiasaan ini terjadi di rumah minimalis. Sebaiknya sebelum shopping, anda membuat daftar kebutuhan belanja dan barang apa yang akan digantikan untuk dibuang atau dikasihkan kepada orang lain. Setelah itu, barulah anda belanja di mall tanpa rasa khawatir rumah akan menjadi berantakan.

f. Terlalu banyak foto keluarga

Untuk mengabadikan momen berharga, banyak orang memajang semua foto keluarga mulai dari ukuran kecil hingga ukuran besar di sembarang tempat yang mana hal ini menjadikan rumah terlihat penuh dan tidak rapih. Lebih baik jika Anda mengkhususkan satu dinding tertentu khusus untuk memajang galeri foto dan susunlah dengan rapih.

Itulah kebiasaan yang menjadi penyebab rumah berantakan yang bersumber dari kebiasaan yang salah. Mari kita rapihkan rumah dengan memperbaiki pola kebiasaan kita. Demikian semoga menjadi artikel bermanfaat untuk anda. Baca juga cara agar kamar tidur sempit menjadi terkesan luas dan pengertian rumah minimalis.

Penasaran, baca info menarik ini :

Copyright © 2015-2018 Artikel Bermanfaat