Cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk

Bagaimana cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk? Akibat gaya hidup konsumerisme yang tinggi membuat orang menghadapi masalah lebih besar pasak daripada tiang. Artinya total pendapatan lebih kecil daripada total pengeluaran. Karena memegang kartu kredit, tak jarang orang khilaf main asal gesek kartu kredit dalam setiap transaksi pembayaran tanpa berpikir panjang apa dampak keuangan di masa depan.

Ketika orang sudah hobi belanja dengan kartu kredit, sementara tidak ditunjang dengan kesehatan finansial yang bagus maka berujung pada masalah kartu kredit akibat utang yang menumpuk. Utang yang menumpuk mengakibatkan kedatangan debt collector yang tak kenal lelah menagih ke rumah anda. Jika sudah begini, adakah solusi cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk?


Cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk


1. Pahami Bunga dan Denda Kartu Kredit

Anda perlu memahami bahwa bunga dan denda kartu kredit itu sangat tinggi dibandingkan jenis pinjaman lainnya. Oleh sebab itu, perlu niat dan upaya untuk melunasi dengan segera.

Masalahnya banyak orang yang belum paham tentang hal ini. Pada saat mereka gajian, hanya sebagian yang digunakan untuk melunasi utang kartu kredit, sedangkan sisanya untuk konsumsi, tabungan, atau malah investasi.

Akibatnya utang kartu kredit pun semakin meningkt karena bunga tinggi. Ya benar, bunga kartu kredit itu sangat tinggi.

Hitungannya kurang lebih seperti ini. Bunga kartu kredit sekitar 3 persen per bulan. Asumsi return investasi paling tinggi 25 persen per tahun. Artinya tunggakan kartu kredit hanya perlu 8-9 bulan untuk memakan habis keuntungan investasi. Bayangkan jika keuntungan investasi kurang dari 25 persen?

Jadi rasanya percuma jika mengalokasikan duit untuk investasi tapi ujungnya cuma habis untuk melunasi utang. Saran kami, stop kegiatan menabung serta investasi. Lalu kontrol anggaran belanja konsumsi anda. Fokuskan pada upaya untuk melunasi utang kartu kredit secepat-cepatnya.

2. Stop Belanja Dengan Kartu Kredit

Untuk sementara hentikan kebiasaan belanja dengan memakai kartu kredit. Sia-sia sudah upaya anda melunasi utang akibat pemakaian kartu kredit yang kebablasan jika gaya hidup anda begitu tinggi dan kebiasaan yang salah dalam memakai kartu kredit. Jika anda memiliki utang yang menumpuk akibat pemakaian kartu kredit tapi tetap berbelanja dengan kartu kredit maka ibarat menguras bak kamar mandi dengan gayung bocor.

3. Ubah menjdi cicilan tetap

Jika anda tidak dapat melunasi utang sekaligus, maka ambilah opsi mengubah tunggakan utang menjadi cicilan tiap bulan selama jangka waktu tertentu. Bunga cicilan tetap biasanya lebih rendah daripada bunga kartu kredit normal.

4. Memindahkan Tagihan

Opsi berikutnya yang dapat anda lakukan yaitu memindahkan tagihan ke bank lain yang memiliki bunga lebih rendah atau yang dikenal dengan istilah balance transfer kartu kredit. Dengan bunga rendah maka beban tunggakan kartu kredit menjadi lebih ringan dan anda pun berkesempatan melunasi utang kartu kredit lebih cepat.

5. Restrukturisasi Utang

Opsi restrukturisasi utang merupakan opsi terakhir yang sebetulnya tidak disarankan kecuali segala upaya telah ditempuh namun tetap saja tidak berhasil. Dengan restrukturisasi utang, maka bank akan memberikan potonga bunga atau potongan utang pokok dengan syarat tunggakan debitur harus lunas. Ini merupakan solusi jalan tengah dimana bank dapat pengembalian daripada tidak dapat sama sekali, sedangkan nasabah dapat diskon tunggakan utang. Namun dampak negatif restrukturisasi utang yaitu:
  • Restrukturisasi utang diberikan oleh bank kepada nasabah yang dinilai mengalami kesulitan pembayaran namun punya niat untuk melunasi utang.
  • Pada saat nasabah ikut program restrukturisasi utang maka nasabah tersebut selamanya akan tercatat di Sistem Debitur Bank Indonesia (SID) sebagai nasabah yang pernah direstrukturisasi utangnya. Sehingga kedepannya akan sulit mendapatkan kepercayaan dari bank saat mengajukan kredit sebab pada umumnya bank tidak akan mengucurkan kredit ke pihak yang pernah direstrukturisasi utangnya.
Oleh karena itu, sebelum anda memilih opsi restrukturisasi utang, pikirkan baik-baik dampak kedepannya. Itulah cara melunasi utang kartu kredit yang menumpuk.

Penasaran, baca info menarik ini :

Copyright © 2015-2016 Artikel Bermanfaat