Cara Mengelola Keuangan Keluarga Yang Baik

Cara mengelola keuangan rumah tangga yang baik perlu anda ketahui supaya kesehatan finansial dalam kondisi yang baik. Tentu saja anda tidak ingin keluarga anda punya banyak hutang dimana-mana bukan? Nah untuk itulah perlu ada pengaturan terhadap segala item pegeluaran keluarga anda.

Dalam sebuah keluarga akan ditemui perbedaan terhadap preferensi belanja. Suami anda mungkin ingin anggaran liburan ke luar negeri, sementara anda sebagai seorang istri ingin mendaftar asuransi kesehatan keluarga. Mana yang harus didahulukan? Tentu saja itu semua tergantung dari cara mengelola keuangan rumah tangga anda.

Tidak sedikit keluarga yang bingung dengan cara mengelola keuangan yang baik. Merekrut financial advisor tentu membutuhkan biaya yang lumayan. Nah artikel bermanfaat kali ini akan mengetengahkan bagaimana cara mengatur keuangan yang baik.

Cara Mengelola Keuangan Keluarga

Pelajari cara mengelola keuangan keluarga yang baik berikut ini:


1. Diskusikan Kebutuhan Prioritas

Ketika anda belum memiliki anak, kebutuhan keluarga hanya untuk suami dan istri. Dengan kelahiran anak maka kebutuhan menjadi bertambah. Diskusi dengan pasangan merupakan solusi untuk menentukan kebutuhan prioritas.

Kebutuhan prioritas pada umumnya antara lain biaya listrik, pdam, cicilan KPR, cicilan kredit mobil/motor, pulsa, tagihan listrik dan internet. Sisihkan terlebih dahulu pendapatan bulanan anda untuk membayar biaya tersebut. Lalu diskusikan dengan pasangan anda sisa anggaran yang akan dibelanjakan, berapa tabungan, zakat dan sedekah.

2. Bikin Anggaran Keuangan keluarga Setiap Bulan

Akan lebih baik jika sebuah keluarga memiliki anggaran keuangan keluarga setiap bulan. Tujuan pembuatan anggaran keluarga untuk memonitor kondisi finansial anda. Catat setiap pembelanjaan dalam sebuah buku, berapa jumlah pemasukan Anda dan pasangan setiap bulan lalu buat rincian mengenai uang yang keluar setiap hari itu dan untuk apa saja.

3. Tunjuk Bendahara Keluarga

Tunjuklah bendahara keluarga yang memiliki tingkat ketelitian yang lebih baik. Sebab tidak hanya pemerintah, keluarga pun perlu ada bendahara yang bertanggung jawab untuk setiap duit yang keluar.

4. Satu Rekening

Setelah bendahara ditunjuk, maka dialah pemilik rekening keuarga. Umumnya istri yang memegang hal ini. Letakkan semua pengeluaran untuk kebutuhan ke dalam rekening yang khusus dibuat untuk keuangan keluarga.

5. Sisihkan untuk tabungan dan investasi

Penyesuaian pengeluaran ketika sudah berkeluarga memang sulit di awal pernikahan. Apalagi jika gaji memiliki gaji pas-pasan pas-pasan dalam membiayai kebutuhan sehari-hari. Namun, disiplinkan untuk menyisakan untuk tabungan dan investasi.

6. Kejujuran

Kunci keharmonisan keluarga adalah selalu komunikasi dan bersikap terbuka. Meskipun anda membeli baju di toko online, pasangan berhak tahu. Sebab keuangan sudah melebur jadi satu. Transparansi keuangan keluarga penting jika anda ingin awet dalam pernikahan.

7. Evaluasi Secara Berkala

Setelah anda menerapkan cara mengeola keuangan keluarga diatas, lakukan evaluasi setiap bulannya. Dengan demikian anda akan tahu mengapa pengeluaran membengkak dan lain sebagainya.

Demikian cara mengelola keuangan keluarga rumah tangga yang baik. Semoga bermanfaat bagi pembaca. Baca juga artikel bermanfaat lain tentang pengertian manajemen menurut para ahli.

Penasaran, baca info menarik ini :

Copyright © 2015-2016 Artikel Bermanfaat